Kamis, 21 Juni 2018

Tugas 4.2 (Manaj. Layanan Sistem Informasi)

Muhammad Aditya Putra - 1B117042
Manajemen Layanan SI – 2KA20




4.2 Bagaimana cara melakukan testing untuk Backup Data Pada Server dan Contohnya 
Pentingnya membackup data pada server secara bergala untuk menjaga keamanan data, perngarsipan data yang sudah tidak diperbaharui lagi dan untuk distribusi data. berikut dibawah ini pemaparan tentang backup dan contohnya 
Pengertian : Back Up adalah memindahkan atau menyalin kumpulan informasi (data) yang tersimpan di dalam hardisk komputer yang biasanya dilakukan dari satu lokasi/perangkat ke lokasi/perangkat lain. Data atau kumpulan informasi tersebut bisa berupa file dokumen, gambar, video, audio, system windows, driver, atau software/program tertentu.

Fungsi backup: 
  • Kegunaan atau manfaat back up data yaitu kita masih mempunyai cadangan data dari data yang hilang/rusak/terhapus, baik yang disebabkan oleh kesalahan kita sendiri atau faktor lain di luar kemampuan kita, seperti: terkena virus, file rusak (tidak bisa dibuka), perangkat komputer error/bermasalah, mati listrik, bencana, dan lain sebagainya.
  • Dengan begitu cadangan data yang sudah kita simpan tersebut dapat kita gunakan kembali sebagai pengganti data yang telah hilang/rusak/terhapus tadi. Fungsi back up data lebih mengacu pada faktor keamanan dan kenyamanan dalam menggunakan komputer


Jenis-jenis Backup : ·         Full backupsalinan lengkap komputer termasuk data -data user dan sistem operasi itu sendiri.·         Incremental backup (backup peningkatan)menyalin semua data yang berubah sejak terakhir kali melakukan full backup atau biasa disebut differential backup. Kelebihan: waktu yang lebih singkat, backup yang lebih cepat daripada full backup, membutuhkan tempat sementara yang lebih kecil daripada yang dibutuhkan oleh full backup. Kekurangan: Waktu untuk restore sangat lama.·         Differential backupSama dengan tipe incremental tapi archive bit tidak dihapus setelah backup dilakukan.·         Mirroring (backup cermin)sama dengan full backup, tetapi data tidak di-compress (dengan format .tar, .zip, atau jenis compressed file yang lain). Kelebihan : metode backup ini yang paling cepat bila dibandingkan dengan metode yang lain karena menyalin data dan folder ke media tanpa melakukan compressing. Kekurangan : menyebabkan media penyimpanannya harus cukup besar untuk datanya.

Contoh : 
* backup data pada server dengan os windows XP

Langkah – langkah melakukan back up adalah sbb:
1. Mengaktifkan program Bantu Back up melalui menu Start Program Accessories System Tools Backup
2. Muncul dialog Welcome to the Backup or Restore Wizard Next
3. Muncul dialog what do you want to do? pilih  Backup file and setting Next
4. Muncul dialog What do you want to back up ? pilih Let me choose what to back up klikNext
5.  Muncul kotak dialog Tampak 2 sisi jendela. Sisi kiri menunjukkan lokasi file atau directory yang akan di beck up, sisi kanan menunjukkan nama – nama file  atau directory yang akan di back up.
6. Lokasi dan file yang akan diback upa dapat deselect dengan memberikan tanda check mark dengan cara mengklick pada kotak di depan directory atai nama file.
7.  Setelah selection dilakukan, kemudian klick Next
8.  Muncul dialog choose a place to save your back up. Disini kita menentukan pilihan tempat penyimpanan file back up. Next
9.  Klick Finish Proses back up sampai komplet.
Untuk menjalankan program back up pada windows 98 tidak jauh berbeda, anda bisa mencoba dengan langkah seperti di atas.

Referensi :


Tugas 4.1 (Manaj. Layanan Sistem Informasi)

Muhammad Aditya Putra - 1B117042
Manajemen Layanan SI – 2KA20


4.1 Bagaimana cara melakukan testing untuk merecovery data pada server & berikan contohnya

Data recovery atau pemulihan data adalah proses penyelamatan (retrieving) data yang tidak dapat diakses, hilang , rusak atau terformat dari penyimpanan sekunder, media removable atau file, bila data yang tersimpan didalamnya tidak dapat diakses dengan cara biasa. Data paling sering disimpan dari media penyimpanan seperti harddisk drive internal atau eksternal hdd, ssd, flash drive USB , kaset magnetic , dvd, cd, subsistem raid, dan perangkat elektronik lainnya. Pemulihan data mungkin diperlukan karena kerusakan fisik pada perangkat penyimpanan atau kerusakan logis pada system berkas yang mencegahnya dipasang oleh system operasi induk.
Hal Pemulihan data yang paling umum melibatkan kegagalan system operasi, kerusakan perangkat penyimpanan, kegagalan logis perangkat penyimpanan, atau mungkin penghapusan data yang tidak disengaja, dll. Dalam hal ini tujuan utamanya adalah untuk menyalin semua file penting dari media yang rusak ke media baru lainnya. Ini dapat dilakukan dengan mudah menggunakan live CD, yang banyak diantaranya menyediakan sarana untuk memasang drive system dan drive cadangan atau memindahkan file dari drive system ke media back-up dengan file manager / perangkat lunak authoring cakram optic. Kasus seperti ini seringkali dapat dikurangi dengan cara partisi disk secara konsisten untuk menyimpan file data berharga.
Hal lain yang melibatkan kegagalan pada drive, seperti system berkas yang dikompromikan / partisi drive / kegagalan harddisk drive. Dalam kasus ini, data tidak mudah dibaca dari perangkat media. Bergantung pada situasinya, solusi perbaikan system berkas logis, table partisi atau catatan boot master / memperbarui teknik pemulihan firmware atau drive mulai dari pemulihan data berbasis perangkat keras dan perangkat lunak dari area layanan yang rusak “atau dikenal sebagai firmware harddisk drive. Untuk penggantian perangkat keras pada drive yang rusak secara fisik yang melibatkan perubahan bagian-bagian drive yang rusak untuk membuat data dalam bentuk yang mudah dibaca dan dapat disalin ke drive baru. Jika pemulihan drive diperlukan, drive itu sendiri biasanya gagal secara permanen, dan fokusnya pada pemulihan satu kali, menghemat data apapun yand dapat dibaca.
Hal ketiga, file yang secara tidak sengaja dihapus dari media penyimpanan oleh pengguna. Biasanya , isi file yang terhapus tidak segera dihapus dari drive fisik. Sebagai gantinya, referensi kepada mereka dalam struktur direktori akan dihapus, dan setelah itu ruang yang mereka hapus digunakan untuk menampung atau penumpukan data berikutnya. Dalam pikirin pengguna, file yang dihapus tidak dapat ditemukan melalui pengelola file standart, namun data yang dihapus secara teknis ada pada drive fisik. Sementara itu, isi file asli tetap ada.
Istilah Pemulihan data juga digunakan dalam konteks aplikasi forensic atau spionase, dimana data yang telah dienkripsi / disembunyikan bukan rusak telah ditemukan. Pemulihan data hanya bisa dilakukan oleh beberapa ahli forensik komputer.

Contoh

EaseUS Data Recovery Wizard adalah software pemulihan untuk Windows yang mendukung file, partisi, dan pemulihan data secara lengkap.
EaseUS Data Recovery Wizard memecahkan semua masalah kehilangan data – dari mulai memulihkan file yang dikosongkan dari recycle bin atau hilang karena software crash, hardisk yang diformat atau rusak, serangan virus, kehilangan partisi, dan alasan lain yang tidak diketahui di Windows, ia memulihkan data dari partisi diformat dengan nama dan jalur penyimpanan yang asli.

Berikut merupakan contoh sederhana menggunakan EaseUS Data Recovery Wizard:
  1. Nyalakan PC Anda sebagai local admin
  2. Sebelum menjalankan aplikasinya, Cek terlebih dahulu file apa saja yang ada di disk yang akan kita scan
  1. Kemudiah hapus file yang akan kita recover
  1. Install aplikasi EaseUS Data Recovery Wizard, dan ikuti semua petunjuk instalasi
  1. Secara default, akan terceklis opsi seperti dibawah, jika ingin melakukan pemulihan file-file tertentu kita dapat memilih dengan cara hanya menceklis jenis file tersebut
  2. Pilih local drive yang akan dipulihkan
  1. Setelah scan selesai pilih file yang akan dipulihkan lalu klik recover
  1. Tentukan dimana lokasi file yang Anda pulihkan akan disimpan
  1. Proses pemulihan selesai
10. Data anda yang hilang sudah bisa anda gunakan kembali
  1. Jika file yang anda cari belum ditemukan anda dapat menggunakan opsi deep-scan (sekedar informasi: file yang bisa dipulihkan adalah file yang pada drive tersebut belum ditumpuk oleh file baru, jika Anda memiliki Flashdisk 16GB, menghapus file A: 2GB, lalu mengisi flashdisk tersebut dengan berbagai file sampai berisi 15,5GB, kemungkinan anda dapat memulihkan file A sangat kecil karena sudah tertumpuk)
Pada artikel ini hanya didemokan 1 dari banyak tools untuk melakukan forensik atau pemulihan (recovery).
Inovasi Informatika Indonesia (I3) merupakan authorize partner EC-Council yang menyediakan berbagai jenis kelas training dan sertifikasi di bidang keamanan (security), mulai dari tingkat fundamental sampai tingkat advance.


Sumber Referensi: 



Jumat, 08 Juni 2018

Tugas 3 ( Ilmu Budaya Dasar # )


Muhammad Aditya Putra - 1B117042
Ilmu Budaya Dasar# - 4KA44


Culture Shock



Penjelasan :

Istilah culture shock pertama kali diperkenalkan oleh tokoh antropologis Oberg. Menurutnya, culture shock didefinisikan sebagai kegelisahan yang mengendap yang muncul dari kehilangan semua lambang dan simbol yang familiar dalam hubungan sosial, termasuk didalamnya seribu satu cara yang mengarahkan kita dalam situasi keseharian, misalnya: bagaiman untuk memberi perintah, bagaimana membeli sesuatu, kapan dan di mana kita tidak perlu merespon. Deddy Mulyana lebih mendasarkan cultural shock sebagai benturan persepsi yang diakibatkan penggunaan pesepsi berdasarkan faktor-faktor internal (nilai-nilai budaya) yang telah dipelajari orang yang bersangkutan dalam lingkungan baru yang nilai-nilai budayanya berbeda dan belum ia pahami. Di indonesia cultural shock sering disebut dengan istilah gegar budaya di mana seseorang mengalami goncangan perasaan (kecemasan) yang diakibatkan oleh perbedaan nilai kebudayaan baru yang tidak sesuai dengan pola nilai kebudayaan yang sudah di anutnya sejak lama.



Tingkat-tingkat Culture shock (u-curve)

Meskipun ada berbagai variasi reqaksi terhadap culture hock, dan perbedaan jangka waktu penyesuaian diri, sebagian besar literatur menyatakan bahwa orang biasanya melewati 4 tingkatan culture shock. Keempat tingkatan ini dapat digambarkan dalam bentuk kurva u, sehingga disebut u-curve.

  •  Fase optimistic, fase pertama yang digambarkan berada pada bagian kiri atas dari kurva U. fase ini berisi kegembiraan, rasa penuh harapan, dan euphoria sebagai antisipasi individu sebelum memasuki budaya baru

  • Masalah cultural, fase kedua di mana maslah dengan lingkungan baru mulai berkembang, misalnya karena kesulitan bahasa, system lalu lintas baru, sekolah baru, dll. Fase ini biasanya ditandai dengan rasa kecewa dan ketidakpuasan. Ini adalah periode krisis daalm culture shock. Orang menjadi bingung dan tercengan dengan sekitarnya, dan dapat menjadi frustasi dan mudah tersinggung, bersikap permusuhan, mudah marah, tidak sabaran, dan bahkan menjadi tidak kompeten.

  • Fase recovery, fase ketiga dimana orang mulai mengerti mengenai budaya barunya. Pada tahap ini, orang secara bertahap membuat penyesuaian dan perubahan dalam caranya menanggulangi budaya baru. Orang-orang dan peristiwa dalam lingkungan baru mulai dapat terprediksi dan tidak terlalu menekan.

  • Fase penyesuaian, fase terakhir, pada puncak kanan U, orang telah mengertpi elemen kunci dari budaya barunya (nilai-nilai, adapt khusus, pola keomunikasi, keyakinan, dll). Kemampuan untuk hidup dalam 2 budaya yang berbeda, biasanya uga disertai dengan rasa puas dan menikmati. Namun beberapa ahli menyatakan bahwa, untuk dapat hidup dalam 2 budaya tersebut, seseorang akan perlu beradaptasi kembali dengan budayanya terdahulu, dan memunculkan gagasan tentang W curve, yaitu gabungan dari 2 U curve.


Contoh Kerjadian :

Contoh yang saya alami yaitu ketika saya memasuki dunia baru, yaitu dunia perkulihaan. berikut dibawah ini contoh fase berdasarkan tingkatan yang saya alami

  • Fase Optimistic
    Pada fase ini yaitu fase pertama yang berisi harapan, kegembiraan dan euphoria. yang rasakan pada fase ini ialah harapan saya didunia baru perkulihan dengan harapan yang begitu tinggi yaitu tentang keseriusan belajar, berkenalan dan bergaul dengan orang - orang baru dari berbagai daerah, . saya sangat antusias sekali.
  • Fase Curtula
    Pada fase ini dimana mulainya masalah mulai bermunculan seperti kesulitan bergaul, kesulitan perbedaan bahasa dan beradaptasi. begitu memasuki fase ini saya merasakan ternyata memang begitu sulit menyatukan orang - orang dari latar belakang budaya, bahasa, dan agama. apalagi menyangkut agama itu sangat kristis sekali. tapi disini lah yang menariknya saya mendapatkan banyak pengalaman walaupun semua harapan awal saya tidak terwujud dan saya mulai menyadari itu pada fase ini.
  • Fase Recorvery
    pada fase ini biasanya orang mulai mengerti mengenai dunia barunya, mungkin yang saya rasakan ketika saya mulai tidak begitu kaget dengan perbedaan budaya, bahasa, atau pun agama. contoh kecilnya ketika bergaul dengan orang yang budayanya agak keras dan gaya bicaranya agak keras saya tidak terlalu kaget karena lambat laun saya mulai sadar kalau itu adalah kebiasaan dia yang sudah biasa bagi dia.
  • Fase Penyesuaian
    Ketika memasuki pada fase ini saya mulai bisa menikmati perbedaan dan mendapatkan banyak hal baru dari dunia baru. saya jadi mengetahui budaya dari daerah masing - masing teman saya, sikap toleransi kepada kepercayaan masing - masing yang mereka peluk, cara mereka berbahasa dan lainnya. lambat laun itu menjadi hal yang sangat menarik dan sayang jika tidak dinikmati. banyak hal baru yang baru yang saya dapat di dunia perkuliahan selain dari pelajarannya. 



Referensi :



Minggu, 13 Mei 2018

Tugas 3.4 (Manaj. Layanan Sistem Informasi)

Muhammad Aditya Putra - 1B117042
Manajemen Layanan SI – 2KA20

3.4 Metode apa yang anda gunakan untuk menjaga server agar performanya tetap baik dan stabil ?


Komputer server adalah komputer yang bekerja untuk melayani permintaan komputer client dalam sebuah lingkup jaringan. Biasanya komputer server akan menyala dan bekerja nonstop selama 24 jam dalam satu hari dan 7 hari dalam satu minggu.
Komputer server tersebut dituntut bekerja secara nonstop karena komputer inilah yang menyediakan resource untuk seluruh komputer client baik dari segi penyimpanan file seperti data dan file sharing, program aplikasi, database, begitu juga dengan hardware dari komputer server tersebut.
Bagi sebuah perusahaan atau institusi yang menggunakan komputer server yang khusunya untuk tujuan komersil, maka komputer server tersebut dianggap yang paling vital dari seluruh komputer lainnya, oleh sebab itulah komputer ini perlu perhatian khusus untuk menanganinya.
Keberadaan komputer server dalam lingkup jaringan yang sengaja dibangun untuk tujuan komersil biasanya akan ditangani lebih hati-hati oleh para teknisi it, baik itu para administrator jaringan, database administrator, it support dan sebagainya.
Sebab bisa anda bayangkan bagaimana seandainya jika komputer server tersebut mengalami down atau gagal beroperasi pada saat hari bisnis atau jam operasional kerja.
Masih untung kalau bisa ditangani dalam waktu yang singkat, jika tidak bisa jadi bisnis anda saat itu juga harus di tutup karena tidak bisa melayani pelanggan dan total tidak bisa beroperasi untuk seluruh client.
Untuk membuat komputer server menjadi handal dan memiliki performa yang hebat untuk melayani seluruh komputer client diperlukan persiapan dan analisa yang baik untuk merancangnya seperti mengeluarkan budget yang lebih mahal untuk penyediaan hardware seperti processor yang harus cepat, memori RAM yang besar, kapasitas hardisk dengan ukuran terabyte dan sebagainya.
Nah, dibawah ini kita akan mengulas bagaimana melakukan maintenance pada komputer server agar terhindar dari kerusakan yang tidak diinginkan
1. Tempatkan server pada posisi yang aman
Menempatkan komputer server pada posisi yang aman, ini sangat penting untuk menghindari komputer agar tidak sembarang orang bisa menyentuhnnya. Untuk itu mankanlah server seperti meletakkannya dalam sebuah rak komputer yang aman.
2. Berikan pendingin yang lebih di sekitar server
Karena komputer server bekerja nonstop 24 jam dalam satu hari untuk melayani permintaan seluruh komputer client, maka menjaga suhu udara di sekitar cpu sangat dibutuhkan.
Untuk menjaga suhu udara tetap stabil maka kipas pendingin sangat diperlukan untuk dipasang di sekitar cpu. Begitu juga di dalam cpu penggunaan kipas tambahan sangat dibutuhkan.
3. Backup Sistim Operasi secara berkala
Melakukan backup OS pada komputer server penting dilakukan secara berkala, pernahkah anda mendengar cloning sistim? Ya anda bisa menggunakan software cloning seperti Acronis True Image Home (ATIH) untuk membackup sistim.
Gunakan fitur backup untuk mengamankan sistim operasi komputer server, sehingga jika kerusakan OS yang tidak diingikan terjadi maka dengan segera anda bisa melakukan restore sistim, sehingga penggunaan server bisa tetap berjalan tanpa mengalami kendala yang berarti.
4. Lakkukan Auto Backup pada database server
Inilah salah satu trik handal yang harus diketahui oleh seorang database administrator server yaitu melakukan autobackup pada database server.
Disarankan untuk membuat penjadawalan autobackup setiap hari, sehingga seluruh transaksi yang masuk kedalam komputer server datanya akan aman, jika terjadi kerusakan seperti database mengalami error total, crash ataupun data korup maka dengan segera anda bisa melakukan restore database ke transakasi terakhir.
Untuk menjaga data backup membengkak karena dilakukan setiap hari, maka buatlah backup tersebut bersifat overwrite, jadi pada saat backup yang baru dilakukan maka data backup yang lama akan ditimpa sehingga hanya backup yang terakhir dan terbarulah yang tersimpan di dalam komputer server.
5. Gunakan proxy atau firewall
Menggunakan proxy dan firewall sangat vital keberadaannya di dalam komputer server jika dilihat dari segi keamanan sistim, seperti telah disinggung pada postingan sebelumnya, menggunakan fitur firewall akan melindungi komputer anda dari serangan penyusup atau pembobol sistim yang mencoba masuk tanpa otoritas.
Firewall akan bekerja bagaikan sebuah security yang bertugas selama 24 jam dalam satu hari yang bagaikan sebuah dinding pemblok yang mengijinkan pengguna untuk masuk jika dia nilai user tersebut aman, tapi sebaliknya jika dia mencurigai bahwa user yang akan masuk adalah penyusup seperti pembawa virus/malware dan kode jahat lainnya maka dengan segera dia akan menolaknya untuk masuk ke server.
6. Instal Antivirus
Bukan saja hanya pada komputer server, pada komputer pribadi sekalipun menggunakan antivirus sangat penting untuk mengamankan komputer dari kode jahat seperti virus/malware yang biasanya akan merusak sistim.
Untuk itu sangat disarankan menggunakan antivirus yang handal dan jangan lupa juga untuk mengupdate database virus anda secara berkala agar virus dengan varian baru tetap bisa di identifikasi.
7. Instal aplikasi yang dibutuhkan saja
Untuk membuat komputer server bekerja handal dan memiliki performa yang cepat melayani komputer client maka sangat disarankan untuk menginstal hanya aplikasi yang dibutuhkan saja sehingga tidak memboroskan resource memori dan pemakaian processor komputer server.
8. Lakukan defragment minimal sebulan sekali
Mendefrag hardisk komputer sangat penting dilakukan agar file-file komputer anda disusun kembali dengan teratur dan rapi, jika defragment anda lakukan secara teratur maka selain file-file anda tersusun rapi keberadaannya dalam hardisk, tapi dari segi kecepatan juga akan terasa lebih cepat, untuk itulah sangat disarankan kepada anda untuk melakukan defragment minimal satu kali dalam satu bulan.
9. Cleanup computer server secara berkala
Pada postingan sebelumnya topik cleanup (membersihkan komputer) sudah banyak disinggung.
Membersihkan komputer penting dilakukan secara berkala, pada saat komputer server tidak digunakan maka untuk membersihkannya keluarkan komputer server dari tempatnya dan bersihkan seluruh perangkat kerasnya menggunakan blower dan kuas sehingga debu dan kotoran yang menumpuk di dalam cpu dapat di keluarkan, ini sangat berguna untuk melindungi komputer server dari kerusakan yang tidak diinginakan.
10. Backup semua data server pada hardisk external
Karena data server sangat penting keberadaannya maka kita dituntut untuk berhati-hati dalam menyimpan data tersebut, sebaiknya gunakanlah hardisk external untuk membackup seluruh data yang ada pada server sehingga sekalipun hardisk server mangalami gangguan atau gagal beroperasi maka anda tetap masih bisa mendapatkan semua data yang ada pada server tersebut.
11. Gunakan hak akses level untuk melindungi server
Membuat hak akses level tentu sangat berguna agar tidak sembarang user dapat mengakses semua data yang ada pada server, tentu tidak sama bukan kepentingan seorang manager perusahaan dengan staff biasa dalam melihat informasi?
Untuk itulah hak akses level penting diterapkan, sehingga pengguna hanya bisa mengakses informasi yang hanya dia butuhkan saja, ini sangat penting jika dilihat dari segi kemanan dan kerahasiaan data dan informasi.
13. Pasang UPS atau Stabiliser
Untuk melindungi komputer server tidak mati tiba-tiba pada saat listrik padam maka penggunaan ups sangat dibutuhkan, sehingga anda masih tetap bisa mengoperasikan komputer walaupun listrik mati.


Sumber:
http://www.patartambunan.com/tips-maintenance-server-komputer/

Tugas 3.3 (Manaj. Layanan Sistem Informasi)

Muhammad Aditya Putra - 1B117042
Manajemen Layanan SI – 2KA2

3.3 Jelaskan secara singkat dan berikan contoh bagaimana menggunakan layanan sistem informasi yang efektif dan cepat tanggap terhadap permasalahan aplikasi yang digunakan user?


1.    Diagnosa awal terhadap permasalahn yang terjadi apakah yang menjadi penyebab masalah tersebut bisa terjadi.

2.  Mengidentifikasi masalah tersebut . Identifikasi yang paling umum dilakukan adalah melalui layanan service desk dan laporan dari staf teknisi. Selain itu identifikasi insiden dapat dilakukan secara otomatis oleh tool event management yang dipasang pada perangkat perangkat utama. Kondisi ideal dari langkah identifikasi adalah insiden dapat teridentifikasi sebelum terjadi implikasi terhadap user.

3.   Eskalasi insiden adalah tindakan menaikkan level penanganan insiden. Hal ini berkaitan erat dengan hasil diagnosa awal terhadap insiden. Jika dari diagnosa ditemukan insiden yang tidak dapat ditangani, maka wajib dilakukan eskalasi insiden.

Contoh :

Jika berlangganan internet wifi suatu provider dan internet wifi dimana berlangganan terdapat sebuah maslah koneksi yang selalu putus sambung dan setelah melakukan diagnosa awal terhadap masalah tersebut kemudian mengidentifikasinya kenapa masalah tersebut bisa terjadi namun kita tidak bisa menemukan masalah tersebut maka hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah dengan menghubungi help desk dimana kita berlangganan internet wifi tersebut setelah dilaporkan bahwa terdapat masalah terhadap koneksi maka laporan tersebut akan di eskalasi misalnya dengan mengganti perangkat jika ada rusak hingga menambahkan perangkat agar sinyal wifi tersebut tidak lemah .

Sumber:
http://amrilputranegara.blogspot.co.id/2018/05/33-jelaskan-secara-singkat-dan-berikan.html

Tugas 3.2 (Manaj. Layanan Sistem Informasi)

Muhammad Aditya Putra - 1B117042
Manajemen Layanan SI – 2KA20

3.2 Sebutkan dan Jelaskan serta berikan contoh Standar Operasional Manajemen Teknologi Informasi untuk User / Operator Aplikasi ?


1)      User Operator memiliki kewenangan untuk mengentry semua data yang ada pada aplikasi Laporan Berkala dan memvalidasi laporan .

2)      melakukan pengentrian form, yang terdiri dari menu-menu yang terdapat pada sebuah aplikasi misalnya website
Contoh :

Uraian Tugas Web Administrator. Dalam profesi ini seseorang bertugas bertugas untuk memelihara situs web khususnya pada server serta dapat memahami secara mendalam tentang sistem operasi yang digunakan server, proses penginstalan, memahami jaringan LAN, WAN, keamanan data server, dan dapat mengatasi masalah Troubleshooting. 

Uraian Tugas web administrator
Berikut adalah beberapa tugas dan tanggungjawab web administrator yang antara lain adalah :
  1. Memonitor perkembangan web melalui pendidikan berkelanjutan, membaca, atau partisipasi dalam konferensi profesional, workshop, atau kelompok.
  2. Menentukan sumber halaman web atau masalah server, dan mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah tersebut.
  3. Back up atau memodifikasi aplikasi dan data yang terkait untuk menyediakan pemulihan kerusakan.
  4. Meninjau atau memperbarui konten halaman web atau link pada waktu yang tepat, menggunakan tool-tool.
  5. Memonitor sistem untuk intrusi atau serangan denial of service, dan melaporkan pelanggaran keamanan untuk personil yang tepat.
  6. Menerapkan langkah-langkah keamanan situs web, seperti firewall atau enkripsi pesan.
  7. Mengelola internet / intranet infrastruktur, termasuk komponen seperti web, file transfer protocol (FTP), berita dan server mail.
  8. Berkolaborasi dengan tim pengembangan untuk membahas, menganalisis, atau menyelesaikan masalah kegunaan.
  9. Test backup atau pemulihan rencana secara teratur dan menyelesaikan masalah.
  10. Menerapkan update, upgrade, dan patch pada waktu yang tepat untuk membatasi hilangnya layanan.

 Sumber : 

Tugas 3.1 (Manaj. Layanan Sistem Informasi)

Muhammad Aditya Putra - 1B117042
Manajemen Layanan SI – 2KA20

3.1 Sebutkan dan Jelaskan serta berikan contoh Standar Operasional Manajemen Teknologi Informasi untuk seorang Administrator Aplikasi ?
System Administrator dan Computer Operations Group mengatur, mengawasi, dan mengkonfigurasi seluruh Server dan System Software yang membentuk sebuah infrastruktur dimana terdapat aplikasi dan data perusahaan. Sistem ini termasuk email server , web/FTP server, print server, development, test, and production server. Setiap server mungkin berdasarkan pada teknologi yang berbeda tergantung pada standar perusahaan.
Tugas-tugas seorang System Administrator antara lain instalasi/perawatan/upgrade peralatan/ sistem operasi / aplikasi, perencanaan kapasitas, backup, user profile management, dan keamanan sistem. Keseluruhan tugas ini membutuhkan pengetahuan yang sangat mendalam pada bagaimana software bekerja untuk memenuhi kebutuhan bisnis.
Sistem administrator secara proaktif mengatur sistem server untuk mengurangi masalah yang dapat muncul saat jam production dan penyusupan ilegal. Sistem administrator juga harus melacak utilisasi server, mengantisipasi dengan menambah kapasitas bila frekuensi penggunaan mendekati batas kemampuan server. Karena ini, sistem administrator umumnya mempunyai pekerjaan yang berat karena mereka harus tersedia saat jam kerja dan harus merawat server di luar jam kantor.
Jadwal perawatan dan upgrade harus dengan hati-hati dikoordinasikan dengan unit bisnis yang lain. Bila aspek ini diabaikan, dapat terjadi sebuah server di maintenance pada saat user sedang sibuk, mengakibatkan user menjadi frustasi karena tidak dapat mengakses aplikasi yang berada pada server tersebut. Downtime dari serbuah server harus diumumkan keseluruh pemakai.
Sistem administrator juga harus berkoordinasi pada saat memperkenalkan sebuah teknologi baru pada sistem perusahaan. Sistem administrator harus dengan sangat hati-hati melakukan uji coba sistem baru dan memperhatikan aspek pelatihan dan pengalaman. Langkah-langkah ini diperlukan agar sistem baru tidak mengganggu sistem lama. Hal yang sama juga dilakukan bila sistem administrator harus mengupgrade sistem.
Memberikan dukungan pada hardware dan software server adalah sebuah pekerjaan yang kompleks serta membutuhkan keahlian khusus. Umumnya divisi IT selalu mempunyai orang-orang ahli tertentu yang bertanggung jawab mengatur sebuah aspek dari infrastruktur servernya. Sebaiknya sebelum perusahaan memperkenalkan platform baru, biaya tenaga ahli dimasukkan dalam perhitungan. Sebuah platform standar harus dibuat untuk jenis server yang ada dan mengurangi biaya tenaga ahli.


Sumber :
http://muhammaddsucipta.blogspot.co.id/2018/05/31-standard-operasional-manajemen-it.html