Selasa, 22 Maret 2016

Tugas Softskill 1 (Pendidikan Kewarganegaraan)

Hak dan Kewajiban

I.                   Pengertian
Hak adalah segala sesuatu yang harus di dapatkan oleh setiap orang yang telah ada sejak lahir bahkan sebelum lahir. Di dalam Kamus Bahasa Indonesia hak memiliki pengertian tentang sesuatu hal yang benar, milik, kepunyaan, kewenangan, kekuasaan untuk berbuat sesuatu (krn telah ditentukan oleh undang-undang, aturan, dsb), kekuasaan yg benar atas sesuatu atau untuk menuntut sesuatu, derajat atau martabat.
Kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan, keharusan (sesuatu hal yang harus dilaksanakan). Di dalam perjalanan sejarah, tema hak relatif lebih muda usianya dibandingkan dengan tema kewajiban, walaupun sebelumnya telah lahir . Tema hak baru “lahir” secara formal pada tahun 1948 melalui Deklarasi HAM PBB, sedangkan tema kewajiban (bersifat umum) telah lebih dahulu lahir melalui ajaran agama di mana manusia berkewajiban menyembah Tuhan, dan berbuat baik terhadap sesama.
UUD 1945 secara tegas menyatakan tentang:
Hak, antra lain melalui pasal 27(2) hak untuk mendapatkan pekerjaan. Pasal 30(1) hak ikut serta dalam usahaa pembelaan negara dan pasal 31(1) hak mendapatkan pengajaran.
Kewajiban, antara lain melalui pasal 27(1) kewajiban untuk menjunjung hukum dan pemerintahan dengan tidak ada kecuali, serta pasal 30(1) kewajiban ikut serta dalam usaha pembelaan negara.


Kemerdekaan warga negara, antara lain melalui pasal 27(1) yaitu persamaan di dalam hukum dan pemerintahan, pasal 29(2) kemerdekaan untuk memeluk agama dan beribadat menurut agama dankepercayaannya, serta pasal 28 kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran.

II.                Contoh Kasus

27 Murid Tak Mampu di Johar Baru Terancam Tak Dapat Hak Pendidikan

- detikNews


Jakarta - Sebanyak 27 murid tidak mampu yang bersekolah di Tempat Kegiatan Belajar Mandiri (TKBM) Johar Baru, binaan dari Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 28 Jakarta Pusat, terancam tidak mendapatkan hak pendidikannya lagi. Alasannya, SMPN 28 Jakarta tak lagi mengakui TKBM itu sebagai binaannya. Pengelola TKBM lantas melaporkan hal ini ke Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

\\\"Ada 27 orang anak kelas 7 TKBM terancam tidak mendapatkan hak pendidikannya karena TKBM kami tidak lagi diakui sebagai binaan oleh SMP induknya (SMPN 28 Jakarta Pusat),\\\" ujar Pengelola TKBM Johar Baru, Helmy Ariestiani, di gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jalan Gatot Subroto, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (12\/10\/2012).

Helmy mengtakan, SMPN 28 Jakarta Pusat beralasan tidak sanggup lagi membina TKBM Johar Baru. Pengelola TKBM pun dipersilakan untuk mencari SMP induk baru. \\\"Tapi sampai saat ini kami belum mendapatkan SMP induk,\\\" katanya.

Helmy menerangkan, TKBM adalah sekolah yang setara dengan SMP. Salah satu syarat penyelenggaraan TKBM yaitu adanya SMP negeri yang bersedia menjadi SMP induknya. \\\"Jadi kalau tidak ada SMP induk, TKBM beserta muridnya tidak diakui oleh pemerintah,\\\" ucapnya.

Helmy pun menyesalkan sikap SMPN 28 Jakarta Pusat yang tidak mau mengakui TKBM tersebut. Sehingga murid yang terdaftar di TKBM Johar Baru tidak terdaftar sebagai murid SMP pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, murid-murid tersebut juga terancam tidak akan mendapatkan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

\\\"Karena tidak ada SMP induk, mereka terancam tidak bisa menerima dana BOS dan dana Biaya Operasional Pendidikan (BOP), terima rapor dan mengikuti ujian,\\\" jelasnya.

Sementara itu, pihak Indonesia Corruption Watch (ICW) yang mendampingi pelaporan TKBM ini menyesali peristiwa tersebut. ICW juga melihat adanya indikasi penggelapan dana BOS dan BOP tahun 2007 sampai 2009 yang dikelola oleh SMPN 28 Jakarta Pusat. 

\\\"Jadi kepala SMP induk ini tidak memberitahukan kepada TKBM kalau murid mereka mendapatkan dana BOS dan BOP dari pemerintah pusat dan provinsi. Sebagian sudah disalurkan ke TKBM, tapi sebagian lagi tidak jelas penggunaannya. Padahal, seharusnya dana BOS dan BOP digunakan untuk kepentingan murid TKBM dan dilarang untuk kepentingan SMP induk. Kami berharap Dinas Pendidikan DKI segera menyelesaikan masalah TKBM ini dan segera menetapkan SMP induknya,\\\" ucap Koordinator Divisi MPP ICW, Febri 
Hendri.
(jor/nwk)

III.             Komentar

Seperti yang dikatakan dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 1. Setiap warga negara berhak mendapakan pendidikan. dan pasal 2. Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Sudah jelas seharusnya setiap warga negara Indonesia mempunyai hak pendidikan. entak itu anak pejabat, anak kurang mampu sampai anak penjahat sekalipun. Meski kenyataannya banyak sekali anak-anak indonesia yang belum bisa bersekolah dengan alasanya yang sangan umum yaitu "Biaya".

Dari contoh kasus diatas masih ada saja kasus pelanggaran hak pendidikan bahkan dikota besar sekelas Indonesia, sebanyak 27 anak di TKBM (sederajat dengan SMP) tidak mendapatkan Haknya. Dengan alasan karena tidak ada SMP induk, mereka terancam tidak bisa menerima dana BOS dan dana Biaya Operasional Pendidikan (BOP), dan tidak lagi diakui sebagai binaan oleh SMP induknya (SMPN 28 Jakarta Pusat). Dan lainya

Diharapkan pemerintah bisa membantu dan berperan penting dalam hal kasus ini, demi memajukan generasi yang terpelajar, berkualitas dan terwujudnya wajib sekolah 9 tahun.

Referensi :





Kamis, 07 Januari 2016

Tugas Softsklis 4 (Sistem informasi manajemen)

Tugas Softsklils Minggu Ke IV

1. Sebutkan dan Jelaskan properti system yang memberikan keamanan untuk sebuah system !
Properti Sistem Yang Memberikan Keamanan Sebuah system harus mempunyai tiga property (sifat), yaitu :
·         Integritas, system akan mempunyai integritas bila ia berjalan menurut spesifikasinya. Perancang system berusaha untuk mengembangkan system yang mempunyai integritas fungsional, yaitu kemampuan untuk melanjutkan operasi, apabila salah satu atau lebih dari komponennya tidak berjalan.
·         Audibilitas, ia akan bersifat audible jika ia memiliki visibilitas dan accountability (daya perhitungan). Bila system memiliki audibilitas maka mudah bagi seseorang untuk memeriksa, memverifikasi atau menunjukkan penampilannya.
·         Daya kontrol, daya kontrol memungkinan manajer untuk menangani pengerahan atau penghambatan pengaruh terhadap system. Teknik yang efektif untuk mendapatkan daya kontrol system ini adalah dengan membagi system menjadi subsistem yang menangani transaksi secara terpisah.

2. Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang resiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada dalam suatu ruangan. Sebutkan dan jelaskan area kontrol untuk komunikasi data !
Komunikasi Data (Data Communication)
Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang risiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada di dalam suatu ruangan. Area kontrol ini terdiri dari :
·         Kontrol pengiriman pesan
·         Kontrol saluran (channel) komunikasi
·         Kontrol penerimaan pesan
·         Rencana pengamanan datacom secara menyeluruh

3. Prototype dapat memberikan ide bagi pembuat dan pemakai potensial tentang cara sistem berfungsi dalam bentuk lengkapnya. Proses akan menghasilkan prototype (prototyping). Sebutkan dan jelaskan jenis jenis prototype !
1.   Prototype Jenis 1
Prototipe jenis I sesungguhnya akan menjadi sistem operasional. Pendekatan ini hanya mungkin jika peralatan prototypingmemungkinkan prototipe memuat semua elemen penting dari sistem baru.
Langkah-langkah pengembangan prototype jenis I adalah sebagai berikut:
a.    Mengidentifikasi kebutuhan pemakai.
b.    Mengembangkan prototipe.
c.    Menentukan apakah prototipe dapat diterima.
d.    Menggunakan prototipe.
2.   Prototype Jenis 2
Prototipe jenis 2 merupakan suatu model yang dapat dibuang yang berfungsi sebagai alat cetak biru bagi sistem operasional. Pendekatan ini dilakukan jika prototipe tersebut hanya dimaksudkan untuk tampilan seperti sistem operasional dan tidak dimaksudkan untuk memuat semua elemen penting.
Tiga langkah pertama dalam pengembangan prototipe jenis II sama seperti untuk prototipe jenis I. Langkah-langkah selanjutnya adalah sebagai berikut:
a.    Mengkodekan sistem operasional.
b.    Menguji sistem operasional.
c.    Menentukan jika sistem operasional dapat diterima.
d.    Menggunakan sistem operasional.

4. Sebutkan dan jelaskan sumber daya informasi perusahaan !
1.    Hardware
Hardware adalah perangkat keras dan software adalah perangkat lunak. Itu terjemahannya. Tapi bisa juga kita artikan sebagai berikut: Hardware/Perangkat keras adalah sebuah alat/benda yang kita bisa lihat, sentuh, pegang dan memiliki fungsi tertentu. Secara fisik ada wujudnya. Ada bentuknya.
Perangkat Hardware terdiri atas 3 jenis, yaitu:
a.    Perangkat masukan (Input device)
Perangkat masukan berfungsi untuk memasukkan data, baik berupa teks, foto, maupun gambar ke dalam komputer.Contoh perangkat input misalnya keyboard, mouse, light-pen, scanner, dan sebagainya.
b.    Perangkat keluaran (Output device)
perangkat keluaran dipergunakan untuk menampung dan menghasilkan data yang dikeluarkan, misalnya monitor dan printer.
c.    Perangkat pengolah data (Processor)
Perangkat pengolah data dipergunakan untuk mengolah data.Pengolah data meliputi unit pengolah pusat (CPU/Central Processing Unit) dan juga mikroprosesor.
2.    Software
Software / perangkat lunak, secara fisik tidak ada wujudnya. Maka tidak bisa kita sentuh, tidak bisa kita pegang. (Yang hanya bisa kita pegang hanya media penyimpannya saja, seperti disket,CD, dsb). Perangkat lunak memiliki fungsi tertentu juga, dan biasanya untuk mengaktifkan perangkat keras. Bisa juga dikatakan perangkat lunak bekerja di dalam perangkat keras. Contoh perangkat lunak: program akuntansi, program MS Office, dsb.
3.    Spesialis Informasi
Istilah spesialis informasi digunakan untuk menggambarkan pegawai perusahaan yang sepenuh waktu bertanggung jawab mengembangkan dan memelihara sistem berbasis komputer, yg terdiri dari :
– Analis Sistem
– Pengelola Database
– Spesialis Jaringan
– Pemakai
– Programmer
– Operator
– Komputer
4.    Pemakai
Pemakai terdiri dari pemakai awam (end user)  dan administrator sistem:
End User Computing (UEC)  adalah pengembangan seluruh atau sebagian sistem berbasis komputer oleh pemakai (user). EUC berkembang karena beberapa alasan yaitu meningkatnya pengetahuan tentang computer, antrian jasa informasi, perangkat keras yang murah, perangkat lunak.
Administrator system:
·         Merancang dan melakukan instalasi hardware dan software
·         Mendefinisikan dan megidentifikasikan atribut yang digunakan oleh user
·         Melakukan dokumentasi konfigurasi system
·         Menjaga tingkat keamanan instalasi komputer
·         Melakukan tuning kinerja sistem komputer
·         Meyakinkan infrastruktur dan jaringan komputer dalam keadaan baik
·         Melakukan backup dan restore
·         Menjawab masalah teknis dan memecahkan masalah
·         Melakukan audit software dan hardware
·         Mengidentifikasi ancaman dan tanggap terhadap isu yang berhubungan dengan system
5.    Fasilitas
Fasilitas adalah prasarana atau wahana untuk melakukan atau mempermudah sesuatu. Fasilitas bisa pula dianggap sebagai suatu alat. fasilitas biasanya dihubungkan dalam pemenuhan suatu prasarana umum yang terdapat dalam suatu perusahaan-perusahaan ataupun organisasi tertentu.
6.    Database
(Database) adalah sekumpulan data yang terintegrasi yang diorganisasi untuk memenuhi kebutuhan pemakai untuk keperluan organisasi
7.    Informasi
Jaringan computer dan komunikasi data, Informasi, Seiring dengan berkembangnya teknologi komputer yang memiliki kemampuan proses yang lebih cepat, maka muncul konsep SIM yang menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen disetiap area fungsional dan level aktivitasnya.

5. Sebutkan dan jelaskan 6 tahap dasar untuk mencapi manajemen mutu!
1.    Mengidentifikasikan Pelanggan Sistem Informasi
-          Komite Pengarah SIM
-          Menerapan Sistem Formal
2.    Mendefinisikan  kebutuhan kualitas Pelanggan
-          Dimensi kualitas produk
-          Dimensi kualitas Jasa
3.    Menetapkan Metrik Kualitas
-          Kualitas Produk Informasi
-          Kualitas Jasa Informasi
4.    Mendefinisikan Strategi Kualitas SI
-          Penerimaan dan pelatihan
-          Pengembangan Sistem berorientasi pemakai
1.    Analisa Pasar
2.    Analisa Penerimaan Produk
3.    Analisa Tugas
4.    Pengujian Protitype
5.    Pengujian Sistem Operasional
5.    Menetapkan Program-program kualitas SI
-          Penerapannya berbeda bagi tiap perusahaan
6.    Memantau kinerja Kualitas SI
-          Memantau kinerja pada spesialis Informasi dan Unit SI


Muhammad Aditya Putra (37114049)
Daftar Pustaka :


Selasa, 05 Januari 2016

Membuat program Simpan Update Delete Menggunakan Visual Basic 6.0 dan Microsoft Acces





Membuat program Visual Basic (simpan update delete) dengan koneksi Microsoft Acces 2010













- Muhammad Aditya Putra ( 37114049 )






Bab I. Pendahuluan

I. Gambaran Umum Visual Basic
Visual Basic pada dasarnya adalah suatu bidang komputer yang mempelajari cara-cara meningkatkan dan memudahkan komunikasi antara manusia dengan mesin komputer dengan cara mempercepat dan mempermudah untuk membuat aplikasi yang dijalankan di system aplikasi Microsoft windows.
Pembahasan Visual Basic pada makalah ini disusun dari berbagai referensi-referensi yang ada pada setiap persediaan media seperti internet dan buku-buku. Ada banyak aplikasi atau cara yang dapat dipakai dalam mengoperasikan mesin komputer untuk membuat animasi atau grafik yang berbentuk manipulasi atau tiga dimensi, dan salah satunya diantara semuanya yaitu Visual Basic.
Adapun pembahasan Visual Basic yang akan di disajikan pada makalah ini sebagai berikut :
A. Membuat program filing untuk memasukan data kelas ( Npm, Nama, Alamat, Tanggal Lahir )
B. Menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic dan aplikasi Database Acces
C. Program dilengkapi dengan menu untuk
     - Memasukan data
     - Menambah data
     - Mengedit Data
     - Menghapus Data
Bab II. Pembahasan

II.I Cara membuat
1. Buka Aplikasi Visual Basic 6.0 dan Microsoft Acces 2010
2. Buat Database dan isi dengan Field dan Format seperti dibawah ini




3. Inputkan data kelas seperti dibawah ini 

4. Buat tampilan pada visual basic seperti dibawah ini dengan menggunaka
   - 5 buah Label yang ditandai dengan warna biru
   - 4 buah TextBox yang ditandai dengan warna Merah
              - 6 Buah CommandButton ditandai dengan warna hitam
              - 1 buah Adodc
             - 1 buah DataGrid
Description: E:\4.png

5. Koneksikan VisualBasic dengan Acces dengan cara
   - Klik kanan pada Adodc1 dan pilih properties dan akan muncul tampilan dibawah ini

Description: E:\5.JPG
   - Pilih Use ODBC data source name klik new
   - dan ikuti langkah seperti dibawah ini
     Description: E:\6.JPG



Description: E:\7.JPG








    Description: E:\8.JPG

Description: E:\9.JPG

Description: E:\10.JPG

- Setelah selesai terkoneksi Hubungkan DataGrid dengan Adodc1 di propestis seperti dibawah  
   ini
Description: E:\11.JPG
-
- Masukan kodingan di tombol Insert
Private Sub Command1_Click()
Adodc1.Recordset.AddNew
Text1.SetFocus
End Sub

- kodingan di tombol Add New
Private Sub Command2_Click()
Adodc1.Recordset.Fields("npm") = Me.Text1.Text
Adodc1.Recordset.Fields("nama") = Me.Text2.Text
Adodc1.Recordset.Fields("alamat") = Me.Text3.Text
Adodc1.Recordset.Fields("tgl_lahir") = Me.Text4.Text
        MsgBox "Data Berhasil Disimpan..!!", vbOKOnly + vbInformation, "Konfirmasi"
 Me.DataGrid1.Refresh

-Masukan kodingan di Update
Private Sub Command3_Click()
Adodc1.Recordset.Update
Adodc1.Recordset!NPM = Text1.Text
Adodc1.Recordset!nama = Text2.Text
Adodc1.Recordset!alamat = Text3.Text
Adodc1.Recordset!tgl_lahir = Text4.Text
Me.DataGrid1.Refresh
Text1.Text = ""
Text2.Text = ""
Text3.Text = ""
Text4.Text = ""
MsgBox "Data Berhasil DiEdit..!!", vbOKOnly + vbInformation, "Konfirmasi"
End Sub
End Sub

- Masukan kodingan di Delete
Private Sub Command4_Click()
MsgBox "Data Berhasil Dihapus..!!", vbOKOnly + vbInformation, "Konfirmasi"
Adodc1.Recordset.Delete
End Sub

- Masukan kodingan Di Search
Private Sub Command5_Click()
Adodc1.Recordset.Find "npm = '" + Text1.Text + "'", , adSearchForward, 1
If Not Adodc1.Recordset.EOF Then
Me.Text1.Text = Adodc1.Recordset!NPM
Me.Text2.Text = Adodc1.Recordset!nama
Me.Text3.Text = Adodc1.Recordset!alamat
Me.Text4.Text = Adodc1.Recordset!tgl_lahir
Else
MsgBox "Maaf Kosong"
End If
End Sub
- Kodingan di Close
Private Sub Command6_Click()
Unload Me
End Sub
- Kodingan Di DataGrid1 fungsinya untuk menampilkan pada TextBox
Private Sub DataGrid1_Click()
Me.Text1.Text = Adodc1.Recordset!NPM
Me.Text2.Text = Adodc1.Recordset!nama
Me.Text3.Text = Adodc1.Recordset!alamat
Me.Text4.Text = Adodc1.Recordset!tgl_lahir
End Sub

II.II Output Program
- Description: E:\12.JPG


- Jika di klik Insert akan memasukan data seperti dibawah ini
Description: E:\13.JPG

- Masukan data dan Klik Add New untuk menyimpan data  seperti dibawah ini
Description: E:\14.JPG

- Update data untuk mengedit data seperti dibawah ini
Description: E:\15.JPG

- Pilih data pada Daftar dan klik Delete untuk menghapus data
Description: E:\16.JPG

- Masukan pencarian data berdasarkan Npm dan Klik Search
Description: E:\17.JPG

- Data akan tercari
Description: E:\18.JPG
- Tombol Close (X) untuk keluar seperti dibawah ini
- Untuk mengurutkan data klik Tabel Field yang diinginkan seperti dibawah ini
Description: E:\19.JPG
dengan koding seperti dibawah ini
Private Sub DataGrid1_HeadClick(ByVal ColIndex As Integer)
Adodc1.Recordset.Sort = DataGrid1.Columns(ColIndex).DataField
End Sub









Bab II Kesimpulan

Tugas Softsklis Penulisan Jurnal (Sistem informasi manajemen)

ANALISA PENULISAN JURNAL MANAJEMEN PERUSAHAAN SAMSUNG DI INDONESIA




Muhammad Aditya Putra (37114049)
Manajemen Informatika
Universitas Gundarma
Jl. Margonda Raya No. 100 Pondok Cina, Depok 16424





Abstraksi


Manajemen adalah proses untuk mencapai tujuan organisasi, menjaga keseimbangan diantara tujuan-tujuan yang bertentangan dan mencapai efisiensi dan efektivitas kerja organisasi. Oraganisasi yang dimaksud meliputi  organisai profit (perusahaan /organisasi bisnis) maupun organisasi non-profit (pemerintahan, lembaga sosial, organisasi kemasyarakatan).
Oleh karena sifatnya yang universal banyak orang yang merasa perlu mempelajari manajemen. Masalah penelitian ini adalah bagaimana manajemen dari perusahaan Samsung di Indonesia  dan dampaknya. Manfaat penilitian makalah ini yaitu memberikan informasi kepada pembaca tentang manajemen suatu perusahaan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menggunakan buku cetak dan internet sebagai referensi.
Kesimpulan dari makalah ini yaitu dalam manajemen perusahaan Samsung memiliki beberapa perencanaan yaitu kebijakan produk, kebijakan harga, kebijakan distribusi dan kebijakan promosi dengan perencanaan tersebut diharapkan mampu menjadikan Samsung di Indonesia sebagai pemimpin digital yang terpercaya.


Kata kunci : Manajemen, Samsung Elektronik Indonesia, Strategi Pemasaran Samsung





I. PENDAHULUAN

I.I Latar belakang

 Manajemen adalah proses untuk mencapai tujuan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian. Oleh karena itu manajemen digunakan disemua organisasi dalam rangka mencapai tujuannya, baik organisasi profit (perusahaan /organisasi bisnis) maupun organisasi non-profit (pemerintahan, lembaga sosial, organisasi kemasyarakatan); disemua sektor : perbankan, manufaktur, pertambangan, perdagangan, kesehatan, pariwisata, dan lain-lain  yang ukurannya kecil, menengah maupun besar. Oleh karena sifatnya yang sangat universal, maka banyak orang merasa perlu mempelajari manajemen.
Selain untuk mencapai tujuan manajemen juga diperlukan untuk menjaga keseimbangan diantara tujuan-tujuan yang saling bertentangan. Artinya manajemen dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara tujuan, sasaran dan kegiatan yang bertentangan dari pihak-pihak yang berkepentingan dengan organisai, seperti : pimpinan, pegawai, pelanggan, serikat kerja, masyarakat, pemerintah (pemerintah daerah) dan lain-lain. Serta menajemen digunakan untuk mencapai efisiensi yaitu kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan benar dan efektivitas yaitu kemampuan untuk memilih tujuan yang tepat atau peralatan yang tepat untuk pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.
Makalah ini membahas tentang manajemen perusahaan SAMSUNG di Indonesia serta dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan.  Bagaimana perusahaan menjalankan kegiatan perusahaan akan dibahas dalam makalah ini. Untuk mencapai tujuan organisasi. 

I.II Tujuan Penulisan

1.
      Mengetahui sejarah terbentuknya perusahaan SAMSUNG di Indonesia.
2.      Mengetahui manajemen dalam perusahaan SAMSUNG di Indonesia.
3.      Mengetahui dampak perusahaan terhadap lingkungannya.

I.III Rumusan Masalah
Berdasarkan rumusan masalah diatas, dirumuskan beberapa pertanyaan:
1.Bagaimana strategi Manajemen Samsung dalam bisnis di Indonesia?
2.Bagaimana strategi Samsung untuk menjadi yang terdepan


II. METODE PENULISAN/PENELITIAN

Untuk memperoleh data yang digunakan dalam jurnal ini, penulis menggunakan metode studi pustaka, selain dengan menggunakan buku cetak sebagai referensi, penulis juga melakukan studi pustaka dengan menggunakan media internet.

III. PEMBAHASAN
            III.I Sejarah Perusahaan
 Perusahaan Samsung awalnya sebagai perusahaan dagang kecil, Samsung berkembang menjadi korporasi kelas dunia dengan bisnis yang meliputi teknologi canggih, semikonduktor, konstruksi pencakar langit dan pabrik, petrokimia, busana, obat, keuangan, hotel, dan banyak lagi. Berbagai penemuan dan produk terobosan kami memungkinkan kami menjadi pemimpin di bidang-bidang ini dan terus-menerus mendorong maju industri.
Samsung Electronics meningkatkan fokus pada teknologi yang mengarah pada pembentukan dua lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) yang membantu memperluas jangkauannya lebih jauh lagi ke bidang elektronik, semikonduktor, telekomunikasi optik, dan bidang-bidang baru inovasi teknologi dari nanoteknologi hingga arsitektur jaringan yang canggih. Pada tahun 1980, merger antara Samsung Electronics dan Samsung Semiconductor menjadi tonggak sejarah besar.
Tahun 1987, Ketua pendiri Samsung Electronics, Byung-chull Lee, meninggal dunia. Puteranya, Kun-hee Lee, meneruskannya sebagai Ketua baru. Selama periode ini, Samsung Electronics menantang dirinya sendiri untuk merestrukturisasi bisnis lama dan memasuki bisnis baru dengan tujuan menjadi salah satu dari 5 perusahaan elektronik terbesar di dunia. Dan berkembang sampai saat ini menyangkup banyak alat elektronik.

III.II Perencanaan Strategi Manajemen Pemasaran

      Dalam melaksanakan kegiatan pemasarannya, PT SAMSUNG Electronics Indonesia menetapkan kebijakan pembauran pemasaran yang merupakan program dan strategi yang sedang dijalankan yang dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.     Kebijakan Produk
2.     Kebijakan Harga
3.     Kebijakan Distribusi
4.      Kebijakan Promosi
Beberapa strategi yang dapat diterapkan di dalam perusahaan adalah sebagai berikut:
1.     Strategi penetrasi pasar
Strategi penetrasi pasar berusaha meningkatkan pangsa pasar untuk produk saat ini melalui upaya pemasaran yang lebih besar. Misalnya dengan meningkatkan jumlah tenaga penjual, meningkatkan promosi penjualan dengan cara memberi potongan yang lebih besar atau memberi reward yang lebih untuk angka penjualan tertentu atau meningkatkan usaha publisitas dengan cara promosi yang lebih luas lagi. Karena dapat dilihat dari peluang yang ada dimana pasar saat ini tidak jenuh dengan produk yang ada bahkan pasar mulai membutuhkan produk-produk perusahaan. Selain itu tingkat penggunaan produk-produk perusahaan saat ini dapat meningkat secara signifikan yang disebabkan oleh kemajuan teknologi yang ada.
2.     Strategi pengembangan produk
Strategi pengembangan produk adalah strategi yang mencari peningkatan penjualan dengan cara memperbaiki atau memodifikasi produk saat ini maupun menghasilkan produk baru. Dilihat dari ancaman perusahaan yaitu banyaknya pendatang baru dibidang yang sama, maka perusahaan harus mulai mencoba menghasilkan produk baru yang dapat lebih menarik perhatian konsumen selain memodifikasi produk yang ada sehingga variasi produk perusahaan menjadi lebih banyak lagi. Misalnya dengan mulai memproduksi produk-produk IT lainnya seperti Handphone, Bluetooth, Card Reades, Tablet, Smart Tv\V dan sebagainya.

III.III Tabel Hasil Manajemen Samsung dengan Perusahaan lain


IV.HASIL DAN KESIMPULAN

IV.I Kesimpulan
             Samsung merupakan perusahaan yang berfokus pada teknologi. Perusahaan tersebut melakukan banyak pengembangan sehingga menjadi perusahaan yang produknya kini banyak dikenal oleh masyarakat. Strategi-strategi yang dilakukannya berdampak pada prestasi yang luar biasa.
              PT. Samsung Elektronik memilki tujuan yaitu untuk mengembangkan teknologi yang inovatif dan efisien dan menjadikan Samsung sebagai pemimpin digital yang terpercaya. Perusahaan LG juga memilkiki beberapa perencanaan strategi yaitu : kebijakan produk, kebijakan harga, kebijakan distribusi dan kebijakan promosi.
PT. Samsung di Indonesia sudah cukup berhasil dalam mengembangkan perusahaan terutama dibidang manejemen, dan terbukti dengan hasil yang didapat perusahaan ini dapat terus berkembang di Indonesia

V.DAFTAR PUSTAKA
Jhon, Brush. 2009. Samsung Management 1. Newjersey: Management Of Tecnologi
Porter, Michale E. 1994.Worldwide Tecnologi Sales Management. Universitas Of Tokyo: Tokyo